Tuesday, 25 May 2010

Integrasi Sains dan Al-Qur’an

Suatu ketika Muhammad berkata: “Setiap anak yang baru lahir, adalah dalam keadaan suci, tidak berdosa maka orang tuannyalah yang menjadikan anak itu menjadi Yahudi, Nasrani, dan Majusi” (H.R. bukhari Muslim). Pengertiannya bahwa pada dasarnya anak didik yang akan masuk melalui sebuah system pendidikan tertentu adalah bersifat “neutral” laksana kertas putih tergantung tulisan apa yang akan dicoretkan di atasnya. Hadist ini sudah mengidentifikasikan perlunya suatu kurikulum yang memadai bagi terjaminnya mutu manusia yang diproses di dalamnya secara komphrehenship terpadu antara batin dan jasmani, antara inteletual dan spiritual, antara kebutuhan materi dan kebutuhan kerohanian, antara masa depan dan masa kini, dan seterusnya. Maka atas dasar sinyalemen tersebut sebaiknya norma-norma religi (yang mengandung kebenaran hakiki) merupakan jantung dari sebuah system pendidikan khususnya di Indonesia dimana masyarakatnya masih mempercayai bahwa agama merupakan kebutuhan azazi manusia (ingat di barat mereka sudah tak peduli dengan norma itu disebut sekuler).

Kebenaran pada hakekatnya merupakan sesuatu nilai yang senantiasa dicari manusia dalam rangka untuk mendapatkan kuwalitas hidup seperti rasa damai, kemudahan hidup, keadilan, persamaan hak, dan sebagainya. Untuk mewujudkan hal tersebut berbagai usaha telah banyak dilakukan manusia sejalan dengan berkembangnya kebudayaan manusia itu sendiri, mulai dari manusia tak mampu menciptakan teknologi (primitive) sampai saat ini dengan teknologi yang demikian canggih (modern). Kemajuan yang demikian cepat tersebut tak lepas dari peranan adanya kebenaran yang diciptakan oleh apa yang disebut dengan science yang kemudian mampu menciptakan teknologi itu sendiri, khususnya hard technology (kedokteran, pertanian, keteknikan, dsb). Kemajuan yang demikian pesat yang dikembangkan oleh ilmu eksakta tersebut nampaknya telah menginduksi bidang-bidang sosial (soft sciences) untuk menciptakan teknologi sejenis dalam bidang sosial yang disebut sebagai soft technology (ekonomi, sosial, politik, dsb). Dalam perjalanannya kedua bidang yang untuk mendapatkan tingkat kebenarannya tersebut sekalipun masih berada dalam dimensi science, namun seringkali mewujudkan paradigma yang berbeda dalam mewujudkan dirinya. Hal ini tidaklah mengherankan karena khususnya dalam bidang sosial, tergantung aliran (madzab) mana yang diikutinya, sehingga seringkali terjadi didapatnya nilai kebenaran yang saling tubruk (antagonistik). Munculnya dinamika masyarakat yang seringkali terjadi collaps nya suatu bangsa adalah sebagai akibat dari adanya adopsi soft technology tertentu dalam masyarakat atau bangsa tersebut, yang ternyata belum tentu sesuai dengan budayanya baik dalam hal yang menyangkut filosofis pemikiran, tabiat atau karakter, bahkan ketersedian pranata sosial yang harus ada untuk bisa dioperasikannya sebuah teknologi sosial. Korban lain dari salah pilih terhadap sebuah teknologi adalah kemajuan science itu sendiri menjadi terhenti, sehingga bangsa atau masyarakat tersebut akan stagnant dibandingkan bangsa lain, dan akhirnya ia hanya menjadi konsumen produksi teknologi bangsa-bangsa lain dengan konsekwensi jangka panjang mengingat teknologi yang sudah dijual ke pasar akan diganti teknologi lain yang lebih menarik demi terciptanya pangsa pasar yang baru.

Dengan alasan tersebut di atas maka menjadi jelaslah bahwa seberapa tingginya sebuah nilai kebenaran yang diproduksi oleh science tetap ada keterbatasannya atau kekurangannya atau dengan kata lain tak akan mampu mendapatkan kebenaran 100 persen. Dengan demikian selama ini kita telah hidup dalam sebuah zaman dengan menggunakan sebuah alat yang disebut science tersebut yang diketahui tak akan pernah sempurna dalam memecahkan problema atau kepentingan hajat hidup manusia. Tingkat kesalahan tersebut akan semakin besar manakala kita mengembangkan sebuah teknologi lunak (ekonomi, sosial, hukum, dll) mengingat sulitnya melakukan identifikasi variable yang menjadi kunci untuk berjalannya sebuah teknologi, bahkan banyak kasus menunjukkan hasil yang negative setelah teknologi lunak tersebut diintroduksikan karena tidak diketahuinya dengan jelas system yang berjalan secara nyata dalam masyarakat. Kalau hal tersebut kita teruskan tanpa mau melakukan evaluasi dari kegagalan dan ketidak sesuaian masa yang lalu maka tentu akan menjadikan bertumpuknya berbagai permasalahan sosial yang semakin ruwet di masa depan, karena sebuah teknologi sosial bilamana telah diadopsi suatu masyarakat akan sulit ditarik kembali untuk diganti yang lain dibandingkan teknologi keras yang mudah digonta-ganti.

Dalam rangka menjembatani kesenjangan ketidak mampuan science untuk mendapatkan kebenaraan hakiki tentang sesuatu nilai tertentu, maka perangkat lain yang selama ini sudah ada dalam masyarakat dimanapun mereka berada, yakni dikenal dengan istilah religi atau agama perlu dioptimalkan peranannya. Salah satu religi yang mampu membimbing dan memberikan informasi tentang bagaimana seharusnya manusia mengelola diri dan lingkungannya sesuai dengan peruntukannya adalah Islam, yang dikodifikasikan melalui Al-qur’an dan As-sunnah. Sampai detik ini kedua sumber kebenaran tersebut belum banyak dimanfaatkan manusia abad modern untuk meningkatkan kuwalitas hidupnya, sementara para pemeluknya (kaum muslimin) hanya mampu mengadopsi nilai-nilai yang bersifat penyembahan (ubudiyah) berupa ritual yang ternyata belum berdampak positif pada kehidupan sosial bermasyarakat. Seperti halnya science, Islam bersifat terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja untuk mendapatkan nilai kebenaran yang lebih tinggi yang selama ini vacant tak terisi oleh science. Dengan kata lain Islam dapat dijadikan sebagai tools untuk memperbaiki kesalahan (error) science sekaligus membimbingnya kearah yang benar, sebagai kebenaran religi yang bersifat mutlak (absolute). Pengertian absolute disini hendaknya dibedakan dengan istilah dogmatis yang selama ini dipahami oleh sebagian besar masyarakat termasuk juga kaum intelektual, sehingga memberikan stigma bahwa agama atau kebenaran religi adalah sesuatu yang tak boleh diganggu-gugat oleh tangan manusia (untouchable), dan harap diterima apa adanya (as it is).

Kesenjangan pemahaman demikian tidak akan pernah ada habisnya karena memang berasal dari premis logika yang dikembangkannya salah (logika bengkok = sesat pikir). Logika tersebut harus diluruskan dengan dua cara, yakni: (1) menjadikan sumber wahyu yang selama ini menjadi referensi kebenaran religi, sebagai informasi kebenaran untuk diteliti secara deduksi khususnya untuk mengembangkan IPTEK lunak; (2) melakukan eksplorasi terhadap teori, dalil, aksioma, dan data empiris (induksi) di lapangan terhadap sumber wahyu dan dikaji secara berdampingan dengan sumber science untuk mendapatkan overlay kebenaran keduanya. Dengan cara ini peranan agama atau religi khususnya Islam akan semakin terasa sebagai kebutuhan yang amat menyenangkan untuk digunakan dalam keseharian masyarakat, karena mereka mendaptkan apa yang jadi hajat hidupnya didunia ini; sehingga berIslamnya seseorang bukan lagi sebuah keterpaksaan dalam sebuah dogma yang mati-beku.

Sistem pendidikani dengan nama Interdisplin Sains dalam Islam (Inter-discipline Sciences in Islam) sudah waktunya dikembangkan dalam abad modern ini sebagai proptotipe kebangkitan peradaban baru yang akan menggeser peradaban saat ini yang menurut hemat saya sudah diambang kebangkrutan dilihat dari berbagiindikator fisik dan non fisik. Dengan system pendidikan yang baru dimana kurikulum yang diapaket merupakan penyatuan utuh antara nilai wahyu dan alam raya maka diharapkan para alumninya mampu menjabarkan kaedah-kaedah sains dan religi dalam bentuk cara berfikir dan tingkah laku (akhlaq) secara terpadu (integrated) dan menyeluruh (holyistic) di masyarakat sehingga dimasa depan terciptalah tatanan masyarakat yang lebih baik.

Sumber: Prof. Dr. Ir. KH. Ika Rochdjatun Sastrahidayat

Tuesday, 24 November 2009

Perlu AIR gak ya ?!?

Diceritakan sebuah kisah seorang anak yang mencangkul di sawah guna persiapan tanam padi pekan depan. Sebelum berangkat sang Ibu mengingatkan “nak, apa kau tak bawa bekal air”? sang anak pun menjawab “ah, tak usahlah bu… ulun tadi sudah minum banyak air… ya sekitar 5 gelas gitu. Lagi pula ulun cuma menyelesaikan seperempat (1/4) petak melanjutkan kerja ayah kemarin. Mungkin tak sampai siang sudah kelar”. Anak ini memang terkenal perkasa, kuat serta tahan banting di desanya. Itulah mengapa warga kampung sering menjulukinya besinya desa.

Anak ini pun menyusuri jalan-jalan setapak di sawah dan akhirnya tiba di petak sawah keluarganya. Dia mulai bekerja menyelesaikan 1/4 dari total petak yang kemarin dikerjakan sang ayah.

Matahari yang redup sejak pagi, mulai menyingsing dan memanaskan kepala. Anak ini telah menyelesaikan setengah dari kerjanya, namun keringatnya mulai mengalir deras, “aduh kenapa ni… hari yang gak biasa” bathinnya. Ia mulai merasa lelah, otak mulai pusing serta leher yang seakan kering kerontang. “hufh.. kurang beberapa meter lagi… kenapa tubuh ini tak bisa dikompromi, haus banget lagi… tahu gini ikuti saran ibu” gerutunya. Sawah yang digarapnya terletak di tengah tegalan, jadi agak sulit mencari sumber air, ada aliran irigasi air namun terputus karena dialirkan di sawah yang atas. akhirnya ‘besi’ pun punya kelemahan.

Tubuhnya seakan tak kuat… ia rebahkan tubuhnya di sudut sawah… matanya berkunang-kunang seakan ingin tidur. Untunglah tak berapa lama kemudian sang ayah datang… melihat anaknya seperti itu beliau langsung kaget dan segera memberinya air yang dibawanya. “kenapa kamu ini nak..”kata sang ayah setelah anaknya agak tenang, “tubuh tak semampai dan rasanya haus tadi tak terkira” jawab sang anak. “Lagi-lagi kamu sok kuat… gak bawa bekal ke sawah, pahadal hari ini matahari tak seperti biasanya… makanya kalau dibilangin orang tua itu diperhatikan”sambung sang ayah. “ya.. yah.. tobat dech” jawab sang anak sampil tersenyum.

Sobat… apa hal yang dapat kita ambil dari cerita tadi? Hmm… sobat yang muda & pemikir ini pasti bisa tahulah, gak usah yang nulis ini beberkan lagi (kalo msih ‘lola’ tny penulisnya aja langsung), hehe…. Sebenarnya cerita di atas hanyalah pengantar dari tulisan berikut ini (wah mulai srius nie). Tahukah sobat yang baca ini tentang AIR? eits.. bukan air galon, pam atau yang biasanya ya… pokoknya air ni gak biasanya, katanya bikin pinter c..

Hmm…. Seperti terlihat di header buletin ini AIR itu Azzam Islamic Research. Bila dipecah berkeping 3, Azzam itu dapat diartikan tekad atau kesungguhan, Islamic ya tentunya berdasarkan karakter Islam, Research ialah riset atau penelitian. AIR punya motto “Zona belajar Efektif, Efisien & Produktif”. Maksudnya kita lebih dari tempat kumpul atau komunitas biasa, karena kita komunitas yang InsyaALLOH membimbing dalam berorganisasi serta yang mikirin kuliah juga.

Kenapa harus AIR? A..ha.. hal itu yang hampir selalu ditanyakan (sampe’ bosen… haha…). Sebenarnya lebih baik menyelam ke dasar samudra baru kita tahu dalamnya air (tahu khan maksudnya?). Tapi kita bagi dikit dulu ya (kalau mau jelas tanya ke sms center AIR aja)… Setidaknya AIR merupakan komunitas yang sasarannya jelas, yakni membentuk pribadi yang  ‘Saintis Muslim’. Bagaimana caranya sih? (tu juga pertanyaan pringkat ke-2 yang sering ditanyakan, tapi kalo ada yang mau sibuk2 ngrangking sih.. he…). Kita kasih tahu dikit ya, kita ada DISK (Diskusi Kamis) yang merupakan ajangnya menambah wawasan pemiran serta bergesekan keintelektualan dengan sobat AIR yang lain; trus ada SEL (Smart Efective Learning) , kalau yang ini semacam small group untuk team research, bertukar pikiran, bahkan mungkin curhat juga… inilah sebenarnya inti dari AIR karena dengan SEL dibangunnya rasa kekeluargaan sesama sobat AIR. Hmm… masih banyak yang lainnya. Pengurus AIR kali ini ada 5 Departemen, tiap Departemen punya agenda atau program keja tersendiri… jadi insyaALLOH gak bosen dech…

Jangan Lupa juga AIR UIN MALIKI Malang adalah PusKomWil (Pusat Komunikasi Wilayah) Jawa Timur-Bali-NT berdasarkan keputusan MUNAS (Musyawarah Nasional) JRMN (Jaringan KeRohanian Islam MIPA Nasional). Ya… bisa dibilang jaringan saintis muslim-nya Indonesia di wilayah Jatim-Bali-NT….

Kiranya cukup ini aja ya… space bulletin gak banyak dikasih (hahaha…), kalau mau lebih jelas tanya aja makhluk2 yang memakai jaket bertuliskan “Qur’ani Scientist Community”, bisa juga lewat stand AIR, atau kalau malu lewat sms center AIR juga bisa. Hmm… jadi gak ada alas-an gak bisa kenal AIR lebih deket khan… ckckck…

Sebagai akhir ni, ada kata mutiara yang cukup bagus “Jangan tertipu oleh kata, tulisan atau karya seseorang yang terlihat baik sebelum anda lihat sikap, sifat atau kelakuannya, Jangan pula tertipu oleh sikap,sifat atau kelakuan seseorang yang terlihat baik & sempurna sebelum anda melihat hatinya” bagaimana melihat hati? Hanya ALLOH sang Pengatur rasa serta pemberi petunjuk bagi kita semua...

Jadi, jangan lihat promosi kita yang terlihat baik atau malah terlihat kurang bagi anda sebelum anda menyelami AIR itu lebih dalam. Maksudnya jangan terpengaruh anggapan positif atau negatif dulu tentang AIR, jika belum berenang dan diving dengan kami….

Ok, kita tunggu di segarnya,sejuknya, akrabnya,serta dalamnya AIR (Azzam Islamic Research)…

Jangan salah pilih! Bila perlu sholat malam dulu jika masih ragu… hehe…

Salam Saintis Muslim, bangkit menuju perubahan Islam dan sains yang lebih baik!

Tuesday, 12 May 2009

Sumbangan Sang Ilmuwan (Al-Khazini)

Al-Khazini sungguh luar biasa. Ilmuwan Muslim dari abad ke-12 M itu tak hanya mencetuskan sejumlah teori penting dalam fisika dan astronomi. Namun, dia juga berhasil menciptakan sejumlah peralatan penting untuk penelitian dan pengembangan astronomi. Ia berhasil menemukan sekitar tujuh peralatan ilmiah yang terbilang sangat penting.

Ketujuh peralatan yang diciptakannya itu dituliskannya dalam Risala fi'l-alat atau Manuskrip tentang Peralatan. Ketujuh alat yang diciptakannya itu adalah triquetrum, dioptra, perlatan segi tiga, quadran dan sektan, astrolab serta peralatan asli tentang refleksi.
Selain berjasa mengembangkan fisika dan astronomi, al-Khazimi juga turut membesarkan ilmu kimia dan biologi. Secara khusus, dia menulis tentang evolusi dalam kimia dan biologi. Dia membandingkan transmutasi unsur dengan transmutasi spesies.

Secara khusus, al-Khazini juga meneliti dan menjelaskan definisi ''berat''. Menurut dia, berat merupakan gaya yang inheren dalam tubuh benda-benda padat yang mnenyebabkan mereka bergerak, dengan sendirinya, dalam suatu garis lurus terhadap pusat bumi dan terhadap pusat benda itu sendiri. Gaya ini pada gilirannya akan tergantung dari kerapatan benda yang bersangkutan.

Al-Khazini juga mempunyai gagasan mengenai pengaruh temperatur terhadap kerapatan, dan tabel-tabel berat spesifiknya umumnya tersusun dengan cermat. Sebelum Roger Bacon menemukan dan membuktikan suatu hipotesis tentang kerapatan air saat ia berada dekat pusat bumi, al-Khazini lebih dahulu telah mendalaminya.

Al-Khazini pun telah banyak melakukan observasi mengenai kapilaritas dan menggunakan aerometer untuk kerapatan dan yang berkenaan dengan temperatur zat-zat cair, teori tentang tuas (pengungkit) serta penggunaan neraca untuk bangunan-bangunan dan untuk pengukuran waktu.

Lomba Penulisan Essay HIV & AIDS (untuk mahasiswa, wartawan, dan umum)


/** from all to all */


Lomba Penulisan Essay tentang HIV & AIDS terbuka untuk untuk mahasiswa, wartawan, dan umum.

TEMA PENULISAN

1. Pengurangan Dampak Buruk Narkotika Suntik

2. Anti Stigma dan Diskriminasi

3. Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual

4. Program Pemakaian Kondom

5. Pengobatan, Dukungan, dan Perawatan (CST)

KETENTUAN LOMBA

  • Kategori Peserta: Wartawan, Mahasiswa, dan Umum
  • Panjang Tulisan tidak lebih dari 1500 kata
  • Jenis huruf yang digunakan Times New Roman ; size 12 pt ; paragraph 1,5
  • Tulisan dikirim dalam bentuk softcopy dengan scan KTP ke lombatulis09@aidsindonesia.or.id atau dalam bentuk hardcopy dengan fotocopy KTP dikirimkan ke Panitia Lomba dengan alamat :

Menara Eksekutif Lt.9, Jl. M.H. Thamrin Kav.9, Jakarta Pusat 10330

paling lambat 31 Mei 2009 dengan cap stempel POS.

HADIAH UNTUK SEMUA KATEGORI

  • JUARA I : Uang 10 juta rupiah – Tiket PP + akomodasi + biaya registrasi untuk mengikuti konferensi AIDS Asia Pasifik (ICAAP) ke IX di Bali
  • JUARA II : Uang 7,5 juta rupiah
  • JUARA III : Uang 5 juta rupiah

CONTACT PERSON : Aldo (021) 990 39647

Or click:

http://www.aidsindonesia.or.id

Monday, 11 May 2009

Facebook Bikin Gebrakan Baru di Homepage


Facebook membuat gebrakan baru. Pada Jumat (08/5) kemarin, Facebook telah membuat sedikit tambahan fitur di bagian homepage, yang mungkin juga kurang disadari oleh kebanyakan pengguna Facebook. Tambahan fitur tersebut berupa tampilan peringatan "Show (number) new posts", setelah user membuka situs jejaring social tersebut untuk beberapa saat, dan beberapa teman telah mem-posting pesan status baru, link atau apapun yang dilakukan oleh user. Menurut CNET, fitur ini adalah salah satu yang pernah dilupakan Facebook sejak pertama kali mendesain kembali homepage-nya.

Fitur tambahan ini telah dimulai di awal bulan Mei ini, yang juga telah diumumkan dalam bog resmi Facebook. Namun, sayangnya fitur ini tidak tampil di setiap account user dengan segera. Menurut Facebook, fitur tampilan jumlah posting tersebut merupakan fitur yang paling banyak diminta user, ketika desain baru Facebook pertama kali dirilis. Situs jejaring social baru tersebut menyebut fitur itu dengan “Auto Refresh”, namun term tersebut justru sedikit menyesatkan, karena tidak sepenuhnya me-referesh homepage Facebook user.

Fitur tersebut sebenarnya mirip dengan yang ada Twitter. Fitur baru Facebook ini juga sama jenisnya dengan “Reload Alert” yang sering dijumpai di query Twitter Search atau di interface lain seperti dashboard Tumblr. Namun, sejauh ini fitur di Twitter.com tersebutlah yang telah menginspirasi desain homepage Facebook tersebut. Mungkin masih ada hal lain yang akan ‘diambil’ dari Twitter, yang kemudian akan diaplikasikan di Facebook.

from : http://www.beritanet.com/

Friday, 8 May 2009

Nikmatnya Su’udzon !

         Hidup adalah hal yang sangat menyenangkan bila kita dalam keadaan berkumpul dengan teman-teman kita. Memang adakalanya kita suka atau kadang kurang berkenan dengan sikap teman kita. Salah satu perilaku yang biasa kita lakukan dengan teman kita adalah membicarakan teman atau orang lain yang tidak ada di tempat tersebut. Ada kalanya membicarakan/mendiskusikan kebaikannya atau ada kala juga kita enjoy dan menikmati pembicaraan tentang keburukan orang lain.

         Membicarakan orang lain biasanya kita tidak asing mengenalnya dengan gosip atau ngrasani kalau dalam bahasa jawa. Memang kalau membicarakan kebaikannya sehingga kita termotivasi untuk lebih baik itu ada baiknya buat kita, tapi kalau kita lebih sering su’udzon atau berburuk sangka terhadap perilaku teman kita itu memang tidak dianjurkan oleh agama atau bahkan psikolog. Tapi kenapa kita cenderung lebih senang menikmati diri dalam hawa su’udzon?

         Su’udzon atau berburuk sangka dengan orang lain memang nikmat, kadang kalau sudah terbiasa setiap perbuatan atau perilaku teman kita yang kelihatannya tidak seperti biasa, kita secara refleks mental langsung su’udzon kepadanya dengan men-judge perilaku teman kita itu tidak menguntungkan (secara psikologis) bagi kita. Kadang kita akan lebih suka su’udzon atau negatif thingking kepada seseorang daripada husnudzon atau positif thingking. Seakan mengalir saja rasa su’udzon kita itu bila mendengar atau melihat sesuatu perilaku seseorang yang janggal. Apakah hal ini sudah mendarah daging dalam jiwa kita?

         Memang tak dapat dipungkiri, hal buruk atau kurang baik kadang pada sebagian orang lebih friendly atau mudah kita serap daripada hal yang baik. Begitu juga dengan su’udzon, hal ini kadang tak terasa terbersit saja dalam fikiran kita atau tiba-tiba terucap atau mungkin menjadi hal yang biasa di saat kita sedang asyik berkumpul dengan teman kita. Ketika tengah asyik bersu’udzon ria kadang akan sulit melihat sisi-sisi baik dari korban yang kita jadikan objek su’udzon. Kita akan tersa sulit melihat kebaikan yang sebenarnya lebih sering dilakukannya.

         Lalu bagaimanakah agar kita tidak biasa dengan su’udzon? Sebenarnya sesuatu yang baik dan yang anda ingin lakukan untuk mempengaruhi orang lain adalah harus dimulai dari dalam diri anda sendiri baru keluar mempengaruhi orang lain. Sebenarnya su’udzon bisa jadi merupakan kebiasaan kita ketika menerima informasi yang berkembang. Banyak cara sebenarnya yang bisa dikaukan untuk mengurangi atau bahkan mengusir kebiasaan su’udzon kita.

         Komitmen yang kuat dari dalam diri pribadi kita sendiri adalah sesuatu yang penting, tanpa adanya komitmen dari dalam ranah jiwa & fikiran kita, hal yang ingin kita nyatakan atau perbuat terbaik untuk hidup kita akan sulit tercapai. Walaupun kadang perubahan baik di luar akan mempengaruhi jiwa negatif kita untuk keluar. Bila perubahan su’udzon menjadi husnudzon atau negetif menjadi positif thingking dalam diri menjadi nyata, maka kita haruslah memahami manfa’at yang besar dari sikap husnudzon atau positif thingking yang akan kita bangun. Jika kita mengetahui betapa besar manfa’at dari positif thingking di dalam kehidpan kita sehari-hari, maka kita akan semakin mempunyai tekad yang kuat untuk berubah.

         Sahabat, setelah kita mengetahui manfa’at yang besar positif thingking maka selanjutnya kita lalu merenungi bahwa perubahan besar harus segera terjadi dalam diri kita, selanjutnya kita langsung mencoba mempraktekkan teori positif thingking kita menjadi kenyataan. Memang tidak langsung akan menerima hasil yang positif secara serta merta begitu saja, namun memang semua itu ada masa yang harus dilalui. Waktu perubahan sedikit demi sedikit ini haruslah kita jalani agar kita terbiasa dengan sikap husnudzon kita baik pada saat sendiri maupun pada saat berkumpul dengan teman-teman kita.

          Sahabat, hal yang baik yang sebaiknya kita lakukan agar mengistiqomahkan kita adalah dengan membaca buku atau mendengarkan hal atau ceramah agama yang dapat memotivasi kita di awal pagi. Selanjutnya pada waktu malam setelah melalui penatnya aktivitas kita melakukan evluasi diri apa yang telah kita kerjakan, apakah kita masih ada sikap yang menikmati su’udzon atau bahkan ada perubahan kecil yang berarti bagi kita.


Wednesday, 8 April 2009

AIR’S GOOD DAY

Kemarin (tanggal 4-5 April 2009), Muktamar AIR berlangsung. Masa kepengurusan yang lama telah selesai, dan kepengurusan yang baru akan dimulai. Berbagai cuap-cuap ilmiah (opsi, rasionalisasi, justifikasi, afirmasi) telah menghiasi momen setahun sekali ini. Berbagai agenda telah digelar, mulai dari agenda LPJ, GBHO, MPO, dan segala anasir muktamar lainnya. Dan tulisan ini jelas bukan bermaksud menjadi sebuah berita (dengan segala kelengkapan atribut kabar serta kaedahnya), namun sekedar buah pikiran-hati yang tiba-tiba berlabuh di pesisir kesadaran.

Bukan main. Hanya kebahagiaan yang terlihat dua hari itu. Sungguh, begitu banyak azzam fastabiqul khoirot yang termanifestasikan lewat berbagai baku hantam argumen, perbedaan pendapat, pelurusan, dan sampai kritik selera pedas. Namun, kita semua yakin bahwa jika muara perbuatan dan perkataan adalah niat yang lurus, maka akhirnya akan sampai pada samudera keikhlasan, meski harus berjalan berkelok-kelok dan penuh jalan curam. Sehingga, konklusi sementaranya akan menjadi seperti ini, perbedaan itu akan selalu hidup dan berkembang, selama niat dan proses yang ditempuh adalah dengan benar, maka janganlah khawatir. Pergesekan-pergesekan antar ide dan gagasan akan menjadi sebuah percikan-percikan kebenaran dan amal yang tentunya akan bernilai positif sebagai tholabul ’ilmi dan taqarrub diri pada Allah SWT Yang Maha Mengetahui.

Hal lainnya yang perlu disadari adalah tentang satu kata, perubahan. Kata perubahan dengan jargon unggulannya “tak ada yang abadi selain perubahan itu sendiri”, dan tentunya juga Allah Yang Maha Abadi.

Akan ada yang perlu dirubah dan yang tidak perlu dirubah. Muktamar kemarin telah membuktikannya. Telah terjadi beberapa perubahan dan ketidakberubahan. Tapi sekali lagi janganlah khawatir. Analogi simpelnya seperti ini, padi yang tumbuh di sawah haruslah tumbuh dan berkembang agar bisa berbuah, sejauh tetap tertancap pada sawah. Selama perubahan itu menuju ke arah yang lebih baik, akan menjadi sebuah keharusan, asal tetap pada pijakan trilogy kebenaran dalam Islam, Al Quran, Sunnah, dan Ijtihad.

AIR -kalau boleh saya katakan- adalah bentuk pengejawantahan antara ketidaktenangan hati dan pikiran (ruhiyah dan aqliyah) dalam mencari kebenaran (dunia wahyu dan sains), dengan ridlo Allah sebagai tujuan. Maka mari kita jadikan hadiah gusti Allah ini sebagai pena emas di goresan kisah hidup kita. Betapa banyak rasionalisasi yang mengusung pendapat tentang betapa pentingnya berorganisasi. Ya! Untuk mengalahkan kebathilan yang terorganisir kita pun juga harus terorganisir.

Masih banyak mimpi-mimpi AIR yang belum terlaksana dan begitu banyak filosofi hikmah AIR (air) yang belum dimiliki. Semoga di tangan sahabat kita, akhi kita, sobat kita, saudara kita, SELAMET HARIADI- sosok terideal untuk menjadi kapten kapal dakwah ini- bersama tangan-tangan yang lainnya sanggup membangunkan AIR untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita bersama. Wallahua’lam. [] AB

Monday, 6 April 2009

Baca Saya, Lalu Renungkanlah ........!


Seekor elang…………..

Tahukah kita, ternyata di antara sekian banyak aves, ialah satu jenis yang memiliki kemampuan bertahan hidup lebih panjang dibandingkan burung yang lain. Usia 70 tahun bisa dilaluinya, melebihi standart usia manusia dengan parameter teladan paling mulia, Muhammad SAW

Di balik itu mungkin lebih banyak di antara kita yang tidak mengetahui, bahwasannya untuk mencapai “prestasi” tersebut, sang elang harus melewati beberapa fase menentukan ketika usianya berkisar 40 tahun. Bulu-bulu di punggungnya menebal, menyebabkan sulit terbang dan “mati gerak” sebagai burun. Tulang-tulang cakarnya melunak, padahal itu adalah modal utama untuk menangkap mangsa. Paruhnya melengkung ke dalam, tak dapat digunakan sebagai media memasukkan makanan ke dalam tubuhnya.

Kondisi yang sangat tidak nyaman

Hanya ada 2 pilihan, bertahan untuk hidup dan mengupayakan perbaikan, atau menyerah lalu mati.

Mengupayakan perbaikan? lalu gimana caranya? Tahukah kau?


Bagaimana dengan AIR? kita mengupayakan perbaikan atau .... (silahkan jawab sesuai nurani kita ....)



rujukan: jrmn.org

Saturday, 4 April 2009

MUKTAMAR AIR III untuk perubahan AIR TERBAIK

Change, We Can!

Sebagai anggota (kader) atau masih simpatisan AIR mungkin kita menginginkan AIR dapat berubah setiap waktu, tidak hanya ganti kepemimpinan, namun juga dari segi mentoring, pembinaan hingga banyak hal yang kita dapat dari AIR. motto AIR memang sudah bagus, yakni : Zona belajar efektif, efisien & produktif, namun bila bicara dalam konteks riil sekarang ini mungkin agak sedikit jauh berbeda.
Bila bicara orang sakit, maka selain berdo'a obatnya adalah ke dokter. Begitu pula dengan organisasi yang berbentuk seperti study club ini; AIR-nya belum mengalir,AIR-nya kurang enak, atau AIR-nya sedang sakit. oleh karenyalah kita yang haus akan AIR-nya jernih & enak atau ingin melihat AIR dapat lebih sehat lagi (tidak sakit) maka MUKTAMAR adalah untuk menghilangkan dahaga kita dari AIR , atau untuk sebgai obat dari 'sakit'nya AIR.
Dalam sistem pemilihan presiden atau ketua umum AIR haruslah melalui dari tim formatur.Ada 5-8 yang akan terpilih menjadi tim formatur. Dari 5-8 orang yang masuk tim formatur, mereka akan memilih dari mereka sendiri 1 orang yang akan dipilih menjadi presiden atau ketua umum AIR berikutnya.
Oleh karenyalah disini disampaikan rujukan 7 orang kandidat kuat yang akan menjadi presiden atau ketua umum AIR periode 2009 - 2010:
1. Ruslan H (Kimia)
2. Lina Maria Ulfa (Teknik Informatika)
3. Erik Sulistianaini (Matematika)
4. Zainal Abidin (Biologi)
5. Slamet Arif Billah (Teknik Informatika)
6. Budi Fairul (Teknik Informatika)
7. Iqrok Wahyu Perdana (Teknik Informatika)


Berikut juga dihimpun profil singkat (yang diketahui penulis tentunya) dari ketujuh kandidat kuat tersebut:

1. Ruslan H (Kimia)
Sebagian mahasiswa Fakultas SAINTEK mungkin akan mengenal dia. Pengalaman organisasi yang cukup bagus bagi Ruslan H adalah sebagai Koordinator Wilayah IKAHIMKI (Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia Indonesia) serta tak lupa sebagai Koordinator PSDM (Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa) AIR UIN Malang.

2. Lina Maria Ulfa (Teknik Informatika)
Sebagai anggota atau pengamat tentang gerak AIR mungkin akan kenal atau tahu tetang sosok ini. Lina Maria Ulfa adalah Sekretaris umum AIR periode 2008 - 2009. Juga tak lupa Lina Maria Ulfa juga adalah pengurus di Jamiyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH).

3. Erik S (Matematika)
Sosok yang satu ini merupakan pengurus AIR periode 2008 - 2009. beliau menjabat sebagai koordinator bidang keuangan. kalau soal berfikir kritis tentang AIR ke depan , mungkin beliau punya visi yang lebih baik untuk kemajuan AIR.

4. Zainal Abidin (Biologi)
Zainal Abidin adalah koordinator bidang Kajian Qur'an & Sains pengurus AIR periode 2008 - 2009. Beliau juga mantan Ketua umum/direktur LP2B (Lembaga Penelitian & Pengembangan Biologi).

5. Slamet Arif Billah (Teknik Informatika)
Kalau menyebut nama Slamet Arif Billah mungkin kita akan langsung kenal siapa dia. Ya, sampai-sampai ada yang menjulukinya 'master', itu membuktikan bahwa kelebihannya layak diperhitungkan di AIR. beliau adalah anggota HUMAS AIR periode 2008 - 2009.

6. Budi Fairul (Teknik Informatika)
Budi Fairul adalah anggota bidang PSDM (Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa) AIR UIN Malang 2008- 2009. Serta tak lupa beliau juga pengurus di Jamiyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH).

7. Iqrok Wahyu Perdana (Teknik Informatika)
Mungkin memang ada pertanyaan kenapa Iqrok Wahyu Perdana dimasukkan dalam kandidat kuat ini, mungkin sebgai menyanggah bahwa di landasan organisasi AIR masa bakti sebagai ketua umum adalah hanya 1 tahun. tapi kalu pada MUKTAMAR kali ini kata itu dirubah, maka peluang Iqrok Wahyu Perdana untuk maju sebagai pemimpin AIR 2009 - 2010 akan terbuka juga. Iqrok Wahyu Perdana adalah Ketua Umum AIR 2008 - 2009, beliau juga aktif di berbagai kegiatan ekstra maupun di komunitas lain di UIN Malang.

Demikian kiranya sebagai rujukan atau gambaran kepada semua anggota, kader, simpatisan maupun pengamat AIR tentang kandidat kuat Presiden atau Ketua Umum AIR 2009 - 2010. Kandidat di atas merupakan kandidat yang loyalitasnya terhadap AIR dilihat memang cukup kuat & baik, serta memang tak salah bila merekalah yang akan didengung-dengungkan sebagai Presiden atau Ketua Umum AIR 2009 - 2010.

Semoga dengan MUKTAMAR kali ini dapat lebih mempererat tali ukhuwah kita. Amin.

Semoga dakwah di kampus kita tercinta dan kita dapat terus berkembang….Teruslah berjuang wahai aktivis dakwah/kampus/saintis Islam/cedekiawan Muslim....

Setiap detik adalah usaha untuk dzikir kepada ALLOH, semoga AIR 2009 - 2010 dapat menjadi masa keemasan AIR, menjadi AIR terbaik serta menjadi PUSKOMNAS (Pusat Komunikasi Nasional) yang merupakan rujukan dari kampus di Indonesia atau bahkan Dunia atau hingga tata surya yang lain ...

Amiin



by: Co. HUMAS AIR


Monday, 30 March 2009

Berita Singkat MUSYKERWIL JRMN Wilayah 5

Assalamu’alaikum wr.wb

Alhamdulillah, MUSYAWARAH KERJA JRMN WILAYAH 5 telah selesai dilaksanakan. Agenda- agenda rangkaian MUSYKER juga telah terlaksana, walau yang sebelumnya ada 3 agenda, ada sedikit perubahan, FUTSAL CHAMPIONSHIP tidak jadi diselenggarakan melihat wakil delegasi dari tiap universitas tidak mencukupi untuk dijadikan tim futsal. Walau begitu, tidak mengurangi niat dalam menyukseskan Musyker ini.Hasil musyker akan kami sosialisasikan kepada Anggota JRMN, baik yang datang maupun berhalangan hadir.

Spesial untuk UNAIR Surabaya, UIN Malang, UNEJ Jember, UDAYANA Bali,UNP Kediri, UM Malang, atas partisipasinya telah mengirimkan delegasi untuk hadir dalam agenda musyker JRMN wilayah 5.

Kami dari panitia penyelenggara mengucapkan Jazakumulloh atas kehadiran serta partisipasi antum semua, dan minta maaf sebesar - besarnya atas kekurangan - kekurangan dalam menyediakan fasilitas, sarana dan pelayanan.

Semoga dengan musyker kali ini dapat lebih mempererat tali ukhuwah kita. Amin.

Semoga dakwah di kampus MIPA kita tercinta di universitas kita dapat terus berkembang….Teruslah berjuang wahai aktivis dakwah…

Wassalamu’alaikum wr.wb


NB.
Delegasi dari:
FORKALAM - UB (Panitia Penyelenggara)
Azzam Islamic Research (AIR) - UIN Malang
JIMM - UNAIR Surabaya
IONS - UNEJ
UDAYANA BALI
UNP KEDIRI
KARISMA - UM MALANG

Friday, 27 March 2009

Menambah Ilmu, Menambah Semangat!

Mungkin anda pun pernah merasakannya. Pada suatu waktu tertentu, tanpa suatu alasan yang jelas tiba-tiba anda kehilangan motivasi untuk berbuat apapun. Masih bisa ditolerir jika keadaan ini hanya membuat perasaan hampa dalam berkegiatan, namun menjadi amat berbahaya jika sampai membuat kita menghilang dari sebuah kegiatan, hanya tuk sekedar menenangkan diri.

Itulah yang saya rasakan beberapa hari terakhir, hampa. Dengan alasan yang tidak jelas pula. Saya begitu tidak berminat akan segala hal yang dikerjakan. Memiliki kegiatan seharian penuh, tapi ya sekedar dijalankan saja, tanpa ada orientasi apa yang bisa saya kerjakan lebih lanjut. Fiuh, yang jadi pertanyaan adalah ada gerangan apakah ini? Apakah ini karena sakit fisik maupun batin yang saya rasakan akhir-akhir ini?

Mungkin ada yang bisa menambah semangat dengan mencari sms motivasi, tapi itu tidak mempan buat saya. Ada juga yang mencari motivasi dengan menghubungi kekasihnya, masalahnya saya ndak punya (Alhamdulillah..). Ada juga yang menambah motivasi dengan membaca-baca buku motivasi, sayangnya akhir-akhir ini saya sedang ilfeel dengan buku-buku seperti itu. Atau mungkin ada yang menambah motivasi dengan menonton film, waduh saya bukan tipe penggemar film. Maka jadilah saya beberapa hari terakhir ini hanya termenung bingung… ingin mencari motivasi tambahan, akan tetapi bingung kemana mencarinya.

**************

Luar biasa ! Alhamdulillah, motivasi itu saya dapatkan dari mengikuti diskusi (seminar) hari ini, seminar antar gerakan mahasiswa Islam. Di sini ada beberapa pembicara yang masih muda (masih mahasiswa pula), namun mereka mampu membawakan materi dengan begitu bersemangat dan menggebu-gebu.

Motivasi inilah yang menjadi energi lebih buat saya, yang mampu memompa semangat di hari-hari membosankan ini. Saya mampu mendapatkannya dari para pembicara di depan. Saya termotivasi karena berpikir jika mereka saja bisa seperti itu, kenapa saya tidak? *lagi-lagi egoisme saya yang keluar, hehehe* mungkin ini internalisasi Fastabiqul Khoirot yang sedang saya rasakan.

Bagaimana dengan anda? Masihkah anda merasakan “kehampaan” dalam menjalani berbagai aktivitas anda? Semoga tidak….

Rujukan : http://sharemeaning.wordpress.com

Thursday, 11 December 2008

Beberapa Rahasia ParaNormal

Pernahkah anda menyaksikan kesaktian atau kehebatan dari paranormal, dukun atau bahkan orang lain?? Jika pernah, mungkin anda akan kecewa, karena kebanyakan dari mereka (berarti tidak semua) menggunakan trik sulap untuk melakukan aksinya. Pratek tipu menipu ini adalah bisnis yang bagus, karena dari situlah mereka mendapat penghasilan, jika anda memergoki aksi mereka silahkan bongkar langsung di depan masyrakat, karena dengan begitu praktek-praktek ini bisa diluruskan

Berikut adalah daftar trik yang saya dapat dari situs2 dan forum2 paranormal

Memasukan biji kacang ijo di hidung lalu keluar di mata.

Pernah lihat atraksi di stasiun TV seorang pesulap memasukan biji kacang ijo lewat hidung lalu keluar di mata ?
Pesulap mengambil satu biji kacang ijo dan dimasukan lewat hidung dengan disedot, setelah proses sedot-menyedot agak lama lalu dia keluarkan biji kacang ijo itu lewat mata sebelah kanan pojok. Orang yang melihatnya jadi kagum sambil berkata " Wah yang ini hebat..hebat bener...! "
Anda pingin tahu rahasianya ?

Rahasianya :
Ketika biji kacang ijo disedot lalu masuk ditenggorokan buru-buru ditelan supaya tidak masuk paru-paru, satelah menelannya lakukan sedot-menyedot terus seolah-olah mengangkat biji itu naik keatas ke mata. Sebelumnya mata kanannya diisi biji kacang ijo sebelah pojok kanan bawah. Hal ini tidak menganggu mata sebab biji itu berbentuk bulat dan halus kulitnya paling cuma terasa mengganjal saja, berbeda dengan kerikil atau benda lainya.

Menebak benda yang dipegang penonton dengan tepat, pakai ilmu kebatinan.

Penonton kita suruh memegang benda yang telah kita sediakan sebanyak 5 buah, bisa botol bekas minuman, bungkus rokok atau apa aja. Lalu salah satu penonton kita suruh memegang salah satu benda tersebut sekali saja, sedangkan mata kita tertutup dengan posisi badan membelakangi benda-benda tersebut yang akan dipegang.

Kita katakan pada penonton bahwa nanti kita akan tahu nama benda apa yang tadi telah dipegang oleh salah satu orang tadi, sebab kita mengetahui dengan medeteksi benda tersebut dengan cara menerawang satu-persatu benda-benda itu dan mencocokan dengan aura yang dimiliki oleh orang yang kita suruh memegang benda tadi, karena kita merasakan aura orang itu masih membekas di benda yang tadi dipegangnya.
Maka hasilnya kita tahu dengan tepat mana benda yang tadi di pegang orang itu, penontonpun akan berdecak kagum atas kelebihan kita mereka kira kita punya ilmu kebatinan yang tinggi, hee....hee.....hee......

Rahasianya :
Diantara penonton itu sebenarnya kita punya patner yang bisa diajak kerja sama, yaitu untuk mengetahui atau memberi tahu benda mana yang tadi dipegang orang itu. Sebelumnya kita sepakat berdua agar dia memberi tahu dengan kode yang telah kita buat terlebih dulu yaitu dengan cara memegang salah satu anggota tubuh dikepala.

Sebagai contohnya :
- Bila benda pertama dipegang, kodenya dia pegang hidung
- Bila benda ke 2 dipegang, kodenya dia pegang kuping
- Bila benda ke 3 dipegang, kodenya dia pegang dagu
- Bila benda ke 4 dipegang, kodenya dia pegang leher
- Bila benda ke 5 dipegang, kodenya dia pegang rambut
Cara memberi kodenya bisa dengan pura-pura garuk-garuk hidungnya, kuping, dagu, leher atau rambutnya sesuai dengan nomer kodenya, maksudnya biar tidak dicurigai, hee....hee...hee.... .

Setelah sukses yang pertama bisa dilanjutkan yang kedua kali dan seterusnya terserah anda mau berapa kali permainanya.

Penulis : Rakaton Paranormal or id

Trik pukul Balok Es langsung Patah

Pertama sediakan beberapa balok es batu kemudian es batu tsb kita potong dengan garaji,terus kita sambung kembali sampai nempel.kemudian kita ambil bangku untuk ngarat/mukul es tersebut kalo es batu itu sampai 5 maka jangan lupa setiap tumpukan esbatu di kasi sela kayu ,kemudian kita siap siap mukul jangan lupa berlagak baca mantra atau doa ,Ciaaaaaaaaaat jederrrr patah semua es batu hahahhaaa kamu jadi orang kiat silakan coba !!!!!

Penulis : pagarnusa

Makan beling atau kaca

Bahan : Beling lampu minyak/stom, satu gelas kopi

caranya pecah beling tersebut lalu makan kries kries ,beling yg terbuat dari stum kalo pecah memang tidak tajam ,di telan juga gpp kalo takut di sembunyikan di mulut aja trus minum kopi sambil di muntahkan di kopi kan gak kelihatan hehhehe

Penulis : pagarnusa paranormal or id

Merokok tampa ada asapnya

Saya seh dulu pernah di kerjaain sama temen. Mereka ngajak saya ngisepin rokok sampe habis tampa ada asap yg keluar dari mulut. Saya seh pass ngisep rokoknya memang sampe abis tetapi masih ada asep yg keluar dari mulut dikit.
tapi temen saya gak keluar asepnya sama sekali. Ternyata caranya. Gak di isep malah di tiup sama dia. Jadi rokok abis terus asep gak ada keluar dari mulut dia

Penulis : hantuCrew

Abu Rokok yang tahan lama

Ajak teman anda untuk beradu panjang abu rokok yang dihisap. Setelah menghisap rokok, terlihat abu rokok anda tidak jatuh2 dari awal sampai akhir.

Rahasianya..

Gunakan paperclip kecil dan luruskan, kemudian masukkan melalui filternya secara perlahan hingga habis.

Sewaktu merokok hindari guncangan agar rahasia tidak terbongkar, dan ketika atraksi selesai jangan lupa langsung sembunyikan rokok anda.

Membuktikan adanya jin penunggu golok pusaka.

Membuktikan adanya jin penunggu golok pusaka.

Golok pusaka yang dimiliki seorang paranormal akan dibuktikan kalau ini golok katanya ada penunggunya yang bisa membantu masalah yang diderita oleh pasien. Dia keluarkan golok itu dari sarungnya dengan penghormatan, lalu diambilnya bambu kecil yang sudah diserut (mirip sebatang lidi) dengan panjang kira-kira 15 cm, lalu bambu itu dipatahkan bagian tepat tengahnya tapi tidak sampai terpotong jadi 2.

Sehingga menjadi bentuk " /\ " lalu ditaruhnya diatas golok pusaka dengan posisi mata golok yang tajam menghadap kebawah. Setelah bambu naik di atas pangkal punggung golok paranormal ini berkata pada pasiennya,
" Bila nanti bambu ini berjalan dari pangkal sampai ujung golok lalu jatuh kelantai berarti jin penunggu golok bersedia membantu, tapi kalau bambu hanya bergerak bolak-balik, maju-mundur berarti jin itu tidak bersedia membantu."

Mulailah dia mendekatkan goloknya ke lantai hingga kaki kedua bambu tadi menempel ke lantai, tak lama kemudian bambupun muali bergerak-gerak kemudian berjalan merayap diatas punggung golok hingga ke ujung golok dan akhirnya jatuh ke lantai. Berarti jin penunggu golok pusaka bersedia membantu si pasien, pasiennyapun senang dan bersedia membayar berapapun yang diminta.
Wow......jadi kaya mendadak paranormal itu, mau tahu rahasianya ?

Rahasianya :
Waktu golok didekatkan kelantai posisinya jangan lurus benar (horisontal) tapi ujung golok agak turun sedikit kira-kira 5 derajat, maka bambu akan berjalan sendiri seiring naik turunnya tangan kanan yang memegangi golok secara otomatis. Naik turun tangan itu karena nafas kita yang kembang-kempis sehingga bambupun berjalan mengikuti irama nafas dengan gerakan halus seolah-olah mahkluk halus yang menggerakan.


Bagaimana gampang kan jadi paranormal ?, hee.......hee.......hee.........

Penulis : Rakaton Paranormal or id

Telur masuk botol secara gaib.

Pernah lihat sebiji telur masuk botol secara gaib ?, bagi yang pernah akan heran dari mana masuknya ?, padahal botol itu kan lubangnya kecil lebih besaran telornya lalu masuknya dari mana ?, wah ajaib bener nih, begitu kira-kira batinya berguman.

Rahasianya adalah : telur ayam atau bebek direndam dulu di air cuka kira-kira 30 menit, setelah lembek kulitnya, diangkat lalu dimasukan kedalam botol, telur tidak akan pecah sebab kulitnya lembek (lentur), botol yang dipakai yang berwarna bening jadi bisa dilihat dari luar. Setelah lama kulit telur itu akan mengeras kembali seperti semula, maka andapun dikira punya ilmu yang sakti pula, hee....hee...hee....

Lalu gimana caranya bingkai foto dari kayu bisa masuk botol pula, ada yang bisa ?

Penulis : Rakaton Paranormal or id

Mematahkan pensil dengan uang

Ingat atraksi ki Joko Bodo?
Begini atraksinya, penonton diperlihatkan sebuah pensil. Kemudian ia meminta penonton untuk mematahkan pensil dengan uang 50rb an. Tidak ada yg berhasil.

Kemudian ia mengalirkan energi tenaga dalam keuang tersebut, dan diayunkan kepensil.. gagal.. kemudian terlihat ia lebih berkonsentrasi, dan sekali ini diayunkan lagi.. brak.. pensil patah. Luar biasa !!

Begini rahasianya.. Pegang uang dengan menjepitnya menggunakan jari jempol dan telunjuk. Agar pensil bisa patah, sewaktu dekat dengan pensil, luruskan telunjuk untuk mengenai pensil, setelah itu kembalikan posisi telunjuk seperti waktu hendak mengayun. Sukses. Anda sudah jadi orang sakti seperti ki Joko Bodo.

Penulis : WM Paranormal or id

Mengambil benda yang dikirim lewat santet atau teluh.

Seorang paranormal sedang menyembuhkan pasiennya yang sudah lama sakit belum sembuh-sembuh. Menurut dia pasiennya ini telah di santet salah satu musuhnya dengan mengirim benda-benda tajam di dalam perutnya. Si pasien disuruhnya berbaring dengan membuka pakaian agar terlihat perutnya sedikit untuk memudahkan dia menarik benda tajam yang ada di perutnya pasien.

Dia sediakan sebuah mangga yang ditaburi kembang dan ditaruh diatas piring, sebelumnya buah mangga itu suruh diperiksa dulu sama pasien atau keluarganya, mangga tersebut masih mulus kullitnya tidak ada bekas luka dan barusan dipetik dihalaman rumah dengan bukti tangkainya mengeluarkan getah yang bercucuran. Lalu dengan komat-kamit paranormal itu membaca mantra dengan telapak tangan kanannya menempel di perut pasien, dan dengan tenaga yang kuat sampai tangannya bergetar hebat dia menarik benda itu lalu dimasukan ke dalam buah mangga.
Setelah dirasa selesai mangga itu disuruh kupas pihak keluarga pasien, dengan hati-hati mengupas akhirnya ditemukan jarum dan paku kecil-kecil, wow....gila benar.......!!

Rahasianya :
Sebelumnya paku dan jarum dimasukin di buah mangga yang masih kecil, buah ini bisa buah mangga, pepaya, pisang atau yang lainya. Setelah buah di tusuk-tusuk hingga jarum tak kelihatan, buah dibiarkan hidup dipohonya sampai besar maka bekas tusukan jarum atau paku tidak akan kelihatan dan kulit buah kembali mulus tidak ada luka tusukan lagi. Dan bila ingin menggunakannya tinggal dipetik saja.

Bagaimana gampang kan jadi orang sakti ?, hee.......hee.......hee.........
Penulis : Rakaton Paranormal or id

Memecahkan Botol Teh atau SoftDrink

Saya dolo pernah melihat atraksi di panggung. Memecahkan bawahnya teh botol yg udah di buka yg masih ada isi penuh. Cara mereka memecahkan bawah teh botol itu. atasnya teh botol di pegang terus di tepuk lobang nya dengan telapak tangan. Dan langsung pecah bawahnya teh botol.


Waktu saya melihat atraksi itu memang agak heran. terus saya bertanya kepada mereka. dia bilang anda musti belajar silat dah mendalami ilmu kebatinan. jadi musti bertahunan belajar baru bisa.
Waktu itu saya dah mau siap mau belajar silat dan mendalami kebatinan supaya bisa memecahkan botol itu. tetapi karena saya curious. Saya coba sendiri.. 1 minggu saya cobakan. gak bisa pecah juga. tetapi sesudah saya pelajari selah nya. Bisa pecah gak usah mempelajari ilmu kebatinan.
Caranya pegang atasan teh botl. Tapi gak kuat banget. pukul dengan telapak tangan tutup teh botol itu. Secara gravity. Biar force nya yg dari tepukan di atas berjalan kebawah. jadi pass di bawah gak ada jalan lain buat force nya tuk pergi jadi pecah deh tuh bawahan nya teh bottol.
Penulis : WM Paranormal or id

Trik pengobatan santet

Pernah dengar, atau lihat dukun yang mengobati santet berhasil memindahkan dari dalam diri pasien, materi santetan kedalam sebuah telur yang digosok2kan dilokasi yang diyakini kena santet. Kemudian ketika telur dipecahkan.. buum.. keluar silet.. jarum.. paku.. dsb.

Jangan percaya. Tidak ada santet yang seperti itu, itu hanyalah akal2an sidukunnya saja.

Begini triknya.

Siapkan telurnya dulu, kemudian rendam kedalam cuka dapur, sekurangnya 1 jam ditempat tertutup.

Ketika kulit telur sudah lunak, masukkan benda2 yang diingin kedalam telurnya. Untuk menghilang lubang bekas memasukkan benda tadi, gunakan sabun yang berwarna sama dengan kulit telurnya.

Selamat.. anda sudah siap menjadi dukun sakti !!!
Penulis : WM Paranormal or id

Monday, 29 September 2008

--:: Semangat Baru ::--

KELUARGA BESAR ( The Big Family)
Azzam Islamic Research (AIR) Universitas Islam Negeri Malang

Mengucapkan Selamat Berputih Hati di Hari nan Fitri,
Hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H

Tolong Maafkan semua kesalahan anggota, pengurus, sampai simpatisan kami yang berbuat & berlaku kurang enak di hati saudara/i.





Mari bersatu... Berubah menjadi lebih baik ...

PERUBAHAN UNTUK MAJU !!!

Friday, 22 August 2008

:: Gerhana Bulan Meriahkan Hari Kemerdekaan ::

Menurut BMG atau Badan Meteorologi dan Geofisika, pada hari Minggu (17/08) kemarin, sekitar pukul 02.40 WIB telah terjadi gerhana bulan sebagian. Gerhana bulan sebagian tersebut ikut mewarnai hari ulang tahunnya negara Indonesia yang yang ke-63. Kejadian gerhana bulan kemarin, hanya sebagian area bulan yang tertutup bayangan bumi.

Gerhana bulan dapat terjadi karena matahari, bumi dan bulan sejajar garis lurus. Namun karena bulan berada pada posisi yang kurang sempurna sehingga hanya bagian bawah area bulan yang tampak bercahaya. Jika ingin melihat gerhana bulan, tidak perlu memakai pelindung mata, atau mungkin dengan menggunakan teleskop akan tampak lebih jelas.

BMG mengungkapkan, gerhana bulan dimulai sekitar pukul 2.30 pagi selama kirakira 3 jam, dan puncaknya pada pada pukul 4.10 WIB. Gerhana bulan ini tidak hanya bertepatan dengan kemerdekaan Indonesa, namun juga bertepatan dengan malam pertengahan bulan Sya`ban, yakni bulan ke-9 dalam penanggalan Hijriah/Arab yang biasa diperingati oleh pemeluk agama Islam sebagai malam Nisyfu Sya`ban.

BMG menambahkan, pihaknya telah memberi tahu akan terjadi gerhana bulan sejak beberapa hari sebelum tanggal 17 Agustus. Peristiwa gerhana bulan sendiri kemarin dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia mulai Minggu dini hari hingga terbitnya matahari. (h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com

Bagus dan Tahan Lama

Manusia sungguh penuh kebutuhan, dari makanan, hiburan, pakaian, hubungan pergaulan, dan sebagainya. Dan dunia menawarkan berbagai pilihan dalam pemenuhan itu. Bisa kita lihat bahwa terdapat berjuta jenis makanan telah diracik di dunia, beraneka hiburan yang telah ada, beratus-ratus model fashion telah dirancang, dan lainnya. Manusia harus pandai-pandai memilih satu pilihan di atas lainnya, karena cuma sedikit saja orang yang mampu memilih banyak pilihan.
Bagus dan tahan lama…. Sebuah kategori pemilihan yang cocok sekali bila dipakai dalam berbagai kasus ketika kita dihadapkan pada pilihan yang kadang-kadang sulit kita pecahkan. Bagus artinya memiliki kualitas yang terjamin, enak dipandang, dan disukai banyak orang dan kalangan. Sedang tahan lama berarti berumur panjang, berbahan awet, dan tahan banting. Kita tahu bahwa tidak semua yang bagus itu tahan lama, dan tidak selalu yang tahan lama itu memiliki kualitas yang bagus. Jadi pilihlah keduanya, meski yang bagus itu harganya kadang lebih mahal, itu tak jadi masalah jika dilihat dari prospek manfaatnya. Dan meski yang tahan lama itu susah dicarinya, itu bukan masalah karena faktor keawetannya.

Dalam memilih pasangan hidup pun hal tersebut bisa diimplementasikan. Pasangan pilihan kita “nanti” sebaiknya memiliki kriteria bagus dan tahan lama. Dia harus memiliki kualitas yang bagus, penampilan yang menarik, sedap dipandang, akhlak yang bagus, dan pemikiran yang baik, sehingga membentuk pribadi yang menyenangkan dan disukai banyak orang. Di samping itu, keimanan, rasa cinta dan kesetiaan juga penting, sangat penting malah. Dengan ini pasangan kita akan bisa mempertahankan kesetiaan dan perjuangan hidup bersama kita. Dengan keimanan, pasangan kita akan memuliakan kita, menjaga keistiqomahan ibadah kita, dan mengingatkan jika kita khilaf atau lupa. Denganrasa cinta, dia akan selalu setia mendampingi kita, menerima kondisi kita, sabar dengan segala sesuatunya, dan sayang pada keluarga dan kerabat kita. Dengan kedua hal ini, insyaAllah kita dan pasangan kita akan menjadi tahan lama, mulai dari dunia sampai meninggal dunia, dan nantinya diteruskan di akhirat, yakni sebagai pasangan penghuni taman syurga.

Kalo dalam urusan agama, lain lagi… Bukan bagus dan tahan lama, namun “sempurna dan abadi selamanya”. Sempurna dalam ajarannya, dalil-dalilnya, solusi kerahmatannya, penjelasannya, ruang lingkupnya dan sebagainya. Juga abadi dari segi kebenarannya, ajarannya, dan segala isi di dalamnya. Dan kita pasti tahu, hanya satu yang memenuhi itu semua… Ya, benar sekali! Dienul Islam…. Wallahua’lam.
[]*al_arifbillah

Monday, 19 May 2008

Coba Pikirkan Ibadah kita !

By: GoodDay*

Secara harfiah ibadah dapat diartikan sebagai bakti manusia kepada Allah SWT karena didorong dan dibangkitkan oleh akidah tauhid. Dalam Islam Ibadah dibagi menjadi 2 (dua), yakni umum dan khusus. Umum ialah segala amalan yang diizinkan Allah. Sedangkan yang khusus ialah apa yang telah ditetapkan Allah akan perincian-perinciannya, tingkat dan dengan cara-cara yang tertentu.

Secara umum, karakteristik Ibadah Islam tidak lepas dari rasa pasrah, tunduk, patuh dan syukur kepada Allah dengan dibarengi keikhlasan dan ketawadhuan dalam hati. Keikhlasan haruslah selalu ada dalam setiap ibadah yang dijalankan setiap Muslim, karena dengan adanya keikhlasan hati rasa ’ujub, takabbur, riya’ bangga dan menyombongkan diri pada dirinya sendiri seharusnya hilang dengan sendirinya. Pada hakikatnya manfaat ibadah itu kembali pada diri kita sendiri yang melakukan ibadah tersebut. Sebagai contohnya adalah ibadah puasa; meskipun puasa merupakan anjuran dan perintah Agama yang mana kita harus menahan makan dan minum mulai terbit fajar hingga tenggelamnya matahari, namun sebenarnya isi kandungan di dalam puasa itu adalah untuk kita juga sebagai pelakunya. Karena telah banyak penelitian ilmiah dilakukan yang membuktikan jika manfaat dari puasa itu sangatlah besar. Yang intinya puasa bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan raga manusia.

Telah banyak sumber dalam tinjauan sains (ilmu pengetahuan) tentang manfaat ibadah. Disadari atau tidak ibadah yang kita lakukan setiap waktu mempunyai nilai yang tinggi dalam analisa sains. Contoh paling gampang yang pada saat sekarang ini sedang banyak buku yang mengulas tentang sholat Tahajjud. Sholat Tahujjud ternyata memiliki manfaat yang sangat besar sekali bagi kehidupan manusia. Sampai-sampai ada pelatihan tentang cara khusyu’ dalam sholat yang biayanya cukup besar, apakah ini membuktikan kalau Sholat yang kita lakukan setiap hari lima kali ini bukan sembarang ibadah. Yang tidak hanya sebagai perwujudan penghambaan kita kepada Allah, namun manfaatnya dapat kita rasakan.

Namun, tidak semua hasil penelitian sains dapat dimasukkan dalam Qur’an. Kurang tepat rasanya bila hasil penelitian itu masih belum mutlak atau masih berupa hipotesa dari sang peneliti. Merujuk dari DR. Ahmad Deedad sewaktu debat agama beliau menyampaikan kalau hanya penelitian yang bersifat mutlak (bukan dalam hipotesa) saja yang dapat diintegrasikan dengan Qur’an. Seperti proses terjadinya hujan yang telah cukup lengkap dalam Qur’an sama dengan proses hujan pada penelitian modern. Oleh karenya para peneliti Muslim sebaiknya tidak seenaknya saja memasukkan hasil dari penelitiannya dengan Qur’an, karena bila terjadi kekeliruan di masa mendatang maka akan melemahkan Qur’an itu sendiri.

Akhirnya ketika kita mengetahui manfaat yang besar dari ibadah kita, maka rasa ibadah kita akan nikmat dan keimanan kita akan semakin mantap pula. Namun, ketika fikiran kita sampai pada batas akal kita, maka tidak semua manfa’at ibadah dapat kita ketahui; ada kalanya hanya Allah sajalah yang mengetahui manfaat tentang perintah dan larangan-Nya kepada kita.

*GoodDaySpirit@gmail.com

Thursday, 15 May 2008

Memblokir Pornografi Demi Umat

Fahmi AP Pane (Staf Ahli Fraksi PPP DPR RI)

Dengan persetujuan bersama DPR dan pemerintah tentang RUU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tanggal 25 Maret, pemerintah berencana memblokir situs-situs internet porno mulai April 2008 yang bersamaan dengan sosialisasi intensif pemakaian internet, terutama ke sekolah-sekolah, masjid-masjid, dan instansi pemerintah. Dengan UU ITE, tindak pidana di dunia maya dapat lebih tersentuh hukum positif, sementara ikhtiar pembendungan situs-situs maksiat itu memperkuat aspek pencegahan dan peringatan bagi publik.
Perkembangan ini bagus dan patut didukung. Apalagi, Menkominfo Muhammad Nuh di Masjid Agung Al-Akbar Surabaya menyampaikan akan melakukan beberapa strategi, seperti imbauan moral kepada pengguna dan pengelola jaringan (administrator) di kantor, sekolah dan lembaga lain, pemasangan software pemblokir serta bekerja sama dengan penyedia jasa internet.
Meski demikian, jika tujuannya adalah membebaskan Indonesia dari gerakan syahwat merdeka, melindungi generasi muda, serta meningkatkan iman dan akhlak publik maka UU ITE dan kebijakan pemerintah masih jauh dari memadai. Solusi yang dibutuhkan bukan sekadar menciptakan landasan hukum telematika (cyber law) dan optimalisasi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk mereduksi dampak buruk ICT, tapi juga memerlukan politik hukum dunia nyata dan dunia maya yang berbasis keimanan publik, meningkatkan kerja sama, dan kekuatan politik di level internasional, serta pembinaan intensif masyarakat.
Bagaimana pun, UU ITE hanya menjangkau pembuatan, distribusi, dan transmisi informasi elektronik, termasuk situs-situs internet, yang dinilai aparat hukum sebagai tindak pidana yang melanggar kesusilaan. Definisi melanggar kesusilaan tentu merujuk kembali pada KUHP, dan efektivitasnya dapat becermin dari penafsiran dan daya aparat hukum sekarang dalam memberatasnya. Jika saat ini kita tidak melihat lagi peredaran majalah yang menampilkan perempuan berbusana minim atau tidak sama sekali, termasuk di jaringan toko buku besar, dan sebagainya, maka kita optimistis UU ITE dapat menjangkaunya.
Namun, publik dan fraksi-fraksi partai Islam di DPR RI telah bertahun-tahun sejak awal reformasi mendesak pembuatan UU Pornografi dan Pornoaksi lantaran KUHP tidak berdaya menghadapi puluhan sampai ratusan modus operandi liberalisasi seksual. Itu bukan salah aparat hukum semata, tapi definisi hukum melanggar kesusilaan tidak memadai lagi, apalagi untuk disetarakan dengan definisi pornografi.
Lagi pula, bagaimana mungkin menyatakan suatu materi elektronik di dunia maya sebagai pornografi, sedangkan di dunia nyata itu tidak dianggap porno? RUU Pornografi dan Pornoaksi, yang kini dilemahkan dengan perubahan judulnya menjadi RUU Pornografi saja, telah terlalu lama dibahas. Politik hukum berbasis moralitas publik dikalahkan politik akomodatif terhadap kepentingan minoritas, tapi berkekuatan finansial dan jaringan media massa. Karenanya, RUU ini harus ditelaah lebih baik, dan diselesaikan selambatnya pada masa sidang DPR Tahun 2007-2008.
Prioritas bidang agama bukan soal haji saja, yang jika diurus memang berhubungan dengan omzet dan laba. Perlu pula diprioritaskan pembebasan Indonesia dari kemaksiatan. Para pejabat serta pemilik dan pemimpin media massa, terutama media elektronik, dapat belajar dari fenomena novel dan film Ayat-ayat Cinta bahwa yang bernuansa agamais dan bukan porno bisa jauh lebih menguntungkan.
Selain itu, efektivitas UU ITE dan kebijakan Menkominfo akan tereduksi karena pengelola, distributor, dan pengguna situs porno dapat dengan mudah mengakalinya. Modus operandinya mereka bisa mengalihkan server situsnya ke negara-negara yang bebas pornografi, seperti di Eropa. Mereka bisa mengganti alamat internetnya (internet protocol address yang berupa kode angka-angka) atau mengubah namanya hanya dengan menambah satu karakter saja. Misalnya, nama semula kucing.com diubah menjadi kucing1.com. Atau memakai nama-nama yang tidak terlalu kentara, seperti nama-nama serangga.
Hal ini kian mudah jika memanfaatkan fasilitas blog yang tersedia gratis di berbagai situs umum. Situs-situs itu sangat populer di seluruh dunia dan umumnya berbasis di AS dan Eropa, seperti blogspot, friendster, facebook, videotube, dan lain-lain. Popularitasnya tentu bukan karena ada blog-blog porno.
Namun, jika blog porno diblokir, pengelola atau distributornya dapat dengan mudah memindahkan materinya ke blog lain di situs yang sama. Cukup dengan mengganti satu dua karakter saja. Masalahnya, mungkinkah pemerintah memblokir situs-situs penyedia blog porno tersebut yang pada dasarnya situs umum?
Masalah lain adalah dari karakter blog itu sendiri. Blog mirip dengan situs, tetapi dapat dibuat sendiri untuk pribadi atau komunitas tertentu. membuat, mendesain, dan mengisi materinya sangat mudah karena sudah tersedia model (template) dan sistem pengisian materi (content management system) yang dapat dipelajari siapa pun, asalkan mau dan tidak buta huruf.
Sekarang sudah tersedia pula yang berbahasa Indonesia. Maka, banyak siswa SMP atau sebagian anak SD yang bisa membuat blog alias situs itu. Pemerintah dan gugus tugas teknisnya bisa saja bekerja keras siang malam. Namun, dengan rumus matematika kita mengetahui strategi pemerintah tidak memadai karena jumlah situs dan blog baru yang dapat dibuat untuk menghindari pemblokiran benar-benar tak terbayangkan.
Jika setiap nama situs atau blog berjumlah sepuluh karakter saja, misal ‘indonesia1', maka secara teoritis ada 13.422.659.310.152.401 kombinasi situs yang dapat dibuat. Itu dari kombinasi 26 abjad, 10 angka dan paling tidak ada lima karakter tambahan untuk mengisi sepuluh karakter nama situs atau blog. Bayangkan, hampir 13.500 triliun situs (blog).
Jumlahnya melonjak jika ditelisik basis situsnya, apakah net, com, co.il, atau lainnya. Katakanlah tidak sebanyak itu karena nama situs harus dibuat mudah dibaca dan diingat. Namun, triliunan situs (blog) memang dapat dibuat dengan tunjuk menu, ketik, dan klik, maka jadilah. Efektivitas pemblokiran pornografi baru terasa jika semua undang-undang yang diperlukan, seperti UU Pornografi, diselesaikan, juga aturan dan perangkat pelaksana. Selain itu, perlu perencanaan strategis pengembangan hukum telematika terkait dengan perkembangan teknologi.
UU ITE sendiri telat puluhan tahun karena ketika Indonesia baru mulai menyentuh teknologi elektronik, perkembangan dunia sudah menyentuh teknologi nano. Bahkan, AS sedang mengembangkan teknologi serat optik dengan teknik DWDM (dense wavelength division multiplexing) yang memanfaatkan cahaya untuk telekomunikasi (Zuhal, 2008).
Aparat dan masyarakat juga perlu diberdayakan agar ikut amar ma'ruf nahi munkar. Ini penting karena pemerintah mustahil merazia terus-menerus perangkat elektronik pribadi, seperti telepon genggam. Pemerintah pun perlu menertibkan siaran media yang berjangkauan dan berpengaruh lebih luas, yakni televisi.
Sebuah survei tahun 2007 menemukan jangkauan internet baru empat persen penduduk, sedangkan TV sudah 99 persen. Kerja sama internasional juga perlu, misal sepakat tidak mengizinkan serta memblokir produksi dan distribusi situs/blog porno, membentuk protokol kerja sama dan gugus pelaksananya, yang kemudian diratifikasi oleh setiap negara.
Kerja sama internasional itu juga harus didukung oleh kekuatan global, baik dari segi ideologi maupun kemampuan politik dan ekonominya, serta kesesuaian dengan visi dan misi umat manusia. Jika tidak, nasibnya akan seperti Protokol Kyoto soal gas rumah kaca yang tidak didukung kekuatan global saat ini, AS. Atau seperti agenda terorisme yang meski didukung AS, tapi justru menentang visi dan kepentingan umat manusia.
Ikhtisar:- Perlu langkah lain yang sinergis untuk mencegah pornografi dan pornoaksi. - Masyarakat luas berkepentingan untuk mendukung program tersebut.( )
post by HUMAS AIR (keep spirit & always up to date) ==> humas_air@yahoo.co.id

Thursday, 14 February 2008

Memobilisasi Sumber Daya

Dalam banyak pernyataan formal atau pun non-formal, anda mungkin sudah seringkali mendengar pidato-pidato pejabat atau pun pimpinan perusahaan bahwa sumberdaya manusia atau human capital adalah asset utama organisasi yang dapat menggantikan dominasi asset modal seiring dengan pergeseran turbulansi global. Ditinjau dari kebenaran substansi materialnya, jelas pernyataan tersebut benar terutama di negara-negara di mana seluruh aspek kehidupan masyarakatnya memiliki kandungan pengetahuan tinggi. Henry Ford atau Walt Disney bahkan sudah sejak lama mengakuinya. Hal ini terungkap dalam ucapan: "You can dream, create and build the most wonderful place in the world but it requires people to make the dream a reality."

Tapi dalam kenyataannya, apakah anda sudah merasakan aplikasi pidato tersebut dalam pekerjaan sehari-hari? Atau dengan kata lain bagaimana relevansi dan validitasnya terhadap situasi konkrit yang anda geluti setiap hari? Jika kenyataannya pimpinan anda ternyata lebih gelisah ketika kehilangan mesin fotocopy ketimbang harus memecat anda, maka teks pidato tersebut tidak valid bagi anda. Lalu dimana sebetulnya letak kesalahannya? Jangan menyalahkan teks pidato, tetapi mulailah bertanya kepada diri anda, apakah selama ini anda menerima reward dari perusahaan atau orang lain karena anda bekerja keras atau karena anda menciptakan solusi dengan kecerdasan anda. Jika jawaban anda membuktikan bahwa reward diperoleh dengan cara mengeluarkan tenaga secara konvensional yang dikomandoi dengan cemeti jam kerja dan pembatasan tugas dan tanggungjawab atau bekerja berdasarkan instruksi semata, maka human capital seperti itu bagi organisasi lebih tepat disebut cost, bukan asset. Oleh karena itu dapatlah dimengerti jika seorang atasan tidak ragu untuk memecat anak buahnya.

Faktor Pembeda

Awalnya semua manusia diciptakan sama dalam hal sama-sama memiliki “The Basic Principle of Human Capital” dalam bentuk keunggulan dan keterbatasan hidup. Kemudian sedikit demi sedikit dibedakan oleh faktor-faktor kecil hingga akhirnya terjadi perbedaan diametral antara pencipta problem dan pencipta solusi; antara menjadi asset dan menjadi cost. Faktor pembeda tersebut tidak lain terletak pada bagaimana anda melakukan berbagai upaya untuk memobilisasi sumber daya yang anda miliki. Pada saat anda berhasil dalam memobilisasi sumber daya yang anda miliki, maka pada saat itu pula sumber daya anda akan menjadi asset suatu organiasi atau perusahaan bahkan bagi diri anda sendiri. Jika anda berdiam diri dan membiarkan sumber daya tersebut mencari celah kompensasi sendiri di lapangan maka dapat dipastikan bahwa asset tersebut dapat berubah ke dalam bentuk yang sama sekali tidak memiliki relevansi apapun dengan cita-cita, tujuan, target dan rencana anda. Dengan kata lain, selama potensi yang anda miliki tidak dimobilisasi dengan baik dan hanya menunggu nasib baik menghampiri anda maka potensi tersebut tidak akan pernah menjadi asset. Oleh karena itu, buanglah jauh-jauh pendapat bahwa pembeda itu berupa nasib, takdir, atau apapun namanya sebab nasib atau takdir tidak merasa dirinya pembeda seperti yang anda pahami.

Beberapa Kiat

Untuk dapat memobilisasi human capital anda, ada baiknya anda ikuti cara-cara berikut ini:

1. Menggunakan


Human capital adalah anda dan kehidupan yang anda miliki. Tidak saja sebatas keunggulan bahkan keterbatasan andapun bisa menjadi keunggulan ketika anda menemukan jawaban dari why di balik lipatan what bahwa nothing happens by accident; atau ketika anda telah menemukan pemahaman baru dari sesuatu yang biasa dilihat oleh anda dan orang lain sebagai hal yang biasa-biasa saja. Tetapi terus-terang sumber daya tersebut masih berupa potensi dasar yang menunggu tombol aktivasi untuk di-ON-kan atau ibarat Gold yang menunggu sentuhan Gold Mind supaya memiliki nilai jual yang fantastis.
Dalam teori Electrical Engineering, potensi dasar masih berupa potential energy dan agar menjadi actual energy, maka harus diaktifkan terlebih dahulu. Ibarat battery, selamanya tidak akan menciptakan setrum yang menghasilkan cahaya kalau tidak diaktifkan. Sindiran bijak mengatakan: “Pengetahuan yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah”. Artinya pohon tersebut lebih berupa beban daripada asset. Sama halnya dengan potensi dasar yang anda miliki. Tanpa sentuhan kreativitas, kecerdasan, ketahanan, dan kegigihan mengasahnya, maka keberadaannya adalah beban. Tidak sedikit contoh yang bisa anda saksikan. Banyak ornag yang frustrasi bukan karena perlakuan keadaan tetapi tidak ada yang cocok untuk dilakukan terhadap keadaan tersebut meski ia memiliki begitu banyak potensi.
Potensi dasar yang dimiliki semua manusia sangat variatif tergantung dengan disiplin atau pendekatan yang digunakan. Dasar pengembangan diri dimulai dari keyakinan ilmiah bahwa di dalam diri anda sudah diciptakan kemampuan untuk memiliki job skill dan mental skill. Management SDM diawali dengan keyakinan ilmiah bahwa anda memiliki software skill di samping juga hardware skill. Anda punya potensi dasar mulai dari fisik, mental, emosional, intelektual, spiritual, material, visual, moral, atau akses eksternal. Anda hanya tinggal menentukan manakah di antara potensi tersebut yang menjadi keunggulan anda.
Menggunakan human capital identik dengan upaya mencerdaskannya melalui proses belajar (learning), bukan sekedar sentuhan pendidikan baik formal atau non-formal. Artinya learning adalah proses mengubah ketidakmampuan masa lalu menjadi bentuk kemampuan baru. Learning bukanlah seperti mengisi kerancang yang kosong supaya penuh tetapi seperti menyalakan api. Learning juga merupakan penemuan sebab-sebab atau faktor yang membedakan antara sesuatu yang berakhir dengan kesuksesan dan kegagalan. Atau secara singkat bisa disimpulkan bahwa learning adalah sebuah proses realisasi gagasan secara bertahap berdasarkan perkembangan kemampuan anda.

2. Menjadikan


Masalah hidup yang nilainya mungkin sama besar dengan persoalan jodoh adalah sebutan apakah yang kelak bakal anda sandang. Sebutan dan pasangan hidup, menurut Dale Carnegie merupakan dua hal yang anda peroleh setelah menempuh proses pemilihan secara benar. Alasannya sangat jelas karena keduanya akan menjadi tempat di mana anda mencurahkan energi pengabdian. Semua bayi dilahirkan ke dunia tanpa sebutan atau embel-embel apapun, sampai ia bisa menggunakan keunggulan human capital yang dimiliki dengan menempuh proses hukum petani kemudiann barulah sebutan atau embel-embel tersebut diberikan. Oleh karena itu sebutan tidak dimiliki oleh mereka yang hanya dimotivasi kepentingan jangka pendek dengan dalil logika perut.
Pakar psikologi, termasuk Dr. Maxwell Maltz mengistilahkannya dengan Identity (identitas). Ia mengatakan: “One of the things person hold most important is the identity, - that they will behave in accordance with the definition of themselves or their self-image. Tugas anda adalah menciptakan identitas diri dengan menggunakan human capital. Hidup tanpa identitas yang didasarkan pada penggunaan human capital diistilahkan oleh Mark Twin bagai neraka yaitu ketika Tuhan telah menganugerahkan visi yang jelas dalam satu paket human capital tetapi dihambur-hamburkan, dan prestasi yang seharusnya bisa diraih gagal diperoleh karena selam hidup tidak melakukan tindakan apapun.
Setelah anda menggunakannya dengan cara dan di dalam hal yang tepat berarti proses terciptanya identitas diri sedang berlangsung . Misalkan anda memiliki potensi postur fisik bagus. Jika anda melatihnya dengan cara-cara yang ditempuh para atlet sesuai disiplin yang ada lalu anda menggunakannya di bidang keolahragaan, maka sebutan atletik sangat rasional bakal anda sandang. Sampai ketika anda tidak menjadi seorang atletik pun karena alasan-alasan khusus, dunia sudah membenarkan langkah anda. Atas dasar sebutan inilah anda akan menerima reward dari orang lain yang oleh para pakar pengembangan pribadi disebut “to attract success” bukan “to pursue” yang memiliki implikasi memakan cost lebih tinggi.

3. Memberikan


Seorang dokter disebut dokter bukan ketika ia menerima sertifikat kedokteran tetapi ketika ia memberikan benefit medis kepada pihak-pihak yang menjadi pasiennya. Seorang businessman disebut pebisnis ketika telah memberikan benefit bisnis kepada customernya. Tokoh bisnis international, Peter Drucker pernah menuturkan: "the purpose of business is to create customer". Artinya benefit bisnis tidak lain adalah berupa solusi atau sesuatu yang membuat orang lain merasa beda. Besar-kecilnya nilai benefit bagi customer akan menciptakan rate of return setimpal bahkan lebih atas sebutan anda. Maka berjasalah tetapi jangan minta jasa.
Bagian dari hukum yang mengendalikan dunia ini adalah The Law of Paradox, (John Heider dalam The Tao of Leadership, London: 1986). Salah satu dari bentuk paradoks tersebut adalah bahwa jika anda memberi tidak berarti kehilangan melainkan mempunyai. Tetapi sayangnya paradoks tersebut berlaku pada level realitas esensial yang diistilahkan agama dengan invisible value, atau menurut Reg Regan, penemu Action Learning, disebut sebagai Reflection yaitu new understanding about something. Realitas esensial adalah realitas hikmah di mana keberadaannya ditutupi sekian data, atau fakta. Maka jangan heran, ketika anda tidak bisa beramal dengan harta, jiwa atau ilmu, bisa jadi beramal dengan senyuman pun sulit. Persoalannya bukan pada apakah anda memiliki atau tidak tetapi semata karena realitas yang anda huni.
Dunia ini mengandung lapisan realitas yang bisa dikastakan menjadi lapisan permukaan, lapisan tengah, lapisan dalam. Setiap lapisan memiliki dalilnya masing-masing. Dalil lapisan permukaan bukan berbunyi memberi berarti mempunyai tetapi untuk mempunyai harus dengan cara mengambil dari orang lain, bahkan kalau perlu dengan paksa. Sang pujangga, Ronggowarsito, menggambarkannya dalam “Zaman Edan”. Dalam zaman edan tersebut, kalau anda tidak ikut-ikutan edan, anda menjadi sendirian tanpa bagian. Tetapi, lanjut Ronggowarsito, jangan lupa di balik realitas permukaan itu masih terdapat realitas esensial yang berdalil: “sehebat-hebat anda menggunakan cara merampas untuk mendapatkan hak, maka tidak akan melebihi kehebatan jika anda memperolehnya melalui jalan memberi solusi".
The power of giving seringkali dilupakan karena nafsu egoisme yang kuat untuk mendapatkan. Hal ini seringkali membuat orang mengabaikan cara-cara yang pantas dalam mendapatkan sesuatu. Oleh karena itu, temukan cara ilmiah dan wajar untuk mendapatkan sesuatu kalau anda mengharapkan kasta realitas yang terhormat. Cara tersebut adalah business of selling dengan menciptakan paket pelayanan solusi bagi manusia lain yang membutuhkan sesuai dengan sebutan/identitas yang anda miliki. Jangan lupa, paket pelayanan solusi tidak sekedar tahu atau pernah belajar, tetapi dalam bentuk tindakan nyata.

Dengan pemahaman terhadap cara-cara memobilisasi sumber daya yang dimiliki diharapkan bahwa anda akan mampu mengaktualisasikan diri secara optimal baik dalam pekerjaan maupun dalam persoalan hidup sehari-hari. Dengan jumlah penduduk negeri ini yang demikian besar maka alangkah besar potensi yang kita miliki. Oleh karena itu mari kita bersama-sama merubah potensi tersebut menjadi asset. Mari memulainya dari diri kita sendiri. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi kehidupan anda.

Monday, 4 February 2008

Pola Pemahaman Masyarakat dalam Beragama


Bila melihat pemahaman masyarakat desa dalam memahami agama tidak bisa dipisahkan dari kultur masyarakat desa tersebut. Mesyarakat desa yang sering diidentikkan dengan kekunoan, kampungan, ketinggalan zaman, atau apalah namanya yang pada intinya menganggap mereka masih kelas dua bila dibanding dengan masyarakat perkotaan. agama yang berkembang di lingkungan masyarakat desa pun demikian, kecenderungannya budaya atau kebiasaan di masyarakat desa tersebut pastilah mempengaruhi cara mereka beragama.

Menarik bila kita berbicara tentang pemahaman masyarakat dalam beragama di wilayah gunung Kawi. pikiran awal kita bila membincang tentang gunung Kawi pastilah tertuju pada tempat wisata religi di tempat tersebut. sebuah tempat yang asri dan sejuk yang rasanya tidak salah bila menyebut tempat ini sebagai pelepas dahaga pikiran kita.

melihat pemahaman masyarakat di wilayah gunung kawi, kami mendapat paparan dari seorang peneliti yang telah lama meneliti fenomena masyarakat di daerah tersebut. beliau memberikan paparan bahwa pemahaman umat muslim dalam beragama di tempat ini di bagi menjadi 3 (tiga) yakni: abangan, kuningan dan putihan. abangan adalah cara pemahaman sebagian masyarakat yang masih kental akan pengaruh budaya leluhur di wilayah tersebut. kaum abangan dapat disebut juga islam kejawen, yakni islam yang masih mempertahankan kultur budaya jawanya. berbeda dengan abangan, kuningan adalah pemahaman masyarakat tentang agama yang mengkombinasikan antara agama dan kultur budaya tradisional masyarakat tersebut. kaum kuningan sering didentikkan dengan kaum santri atau generasi muda. sedangkan putihan adalah cara pemahaman masyarakat yang tak tercampur dengan yang lain (masih putih/bersih).

di tempat ini terdapat makam yang sangat disakralkan oleh penduduk setempat. yang menyebabkan gunung kawi dipandang sebgai tempat yang kurang baik oleh sebagaian besar masyarakat di malang ataupun di luar malang adalah kaum abangan yang menyalah gunakan tempat sakral ini. kaum abangan yang masih percaya akan animisme, membuat tempat ini sebagai tempat permintaan kepada leluhur mereka. berbeda dengan kaum santri dalam hal ini kaum kuningan yang lebih membuat tempat ini sebagai tempat beribadah kepada Allah dengan cara istighasah, Tahlilan ataupun hal lain yang tidak menyimpang dari agama.

Dalam bidang sosial, masyarakat sekitar tempat wisata ini sangatlah terbantu. semakin banyaknya wisatawan masyarakat sekitar banyak yang membuka bisnis serta nayak pula berceceran pengemis di jalan menuju tempat wisata. lalu bagaimanakah ini dalam mempengaruhi pemahaman mereka dalam beragama?
Sepengetahuan penulis, agak sulit bila melihat gairah beragama di daerah ini. materi masih di tempatkan sebagai tujuan hidup. malah kita akan merasa miris bila sebagian masyarakat malah membuat pandangan yang menyimpang tentang daerah ini semakin baik. kultur abangan yang berasal dari golongan tua hampir akan membangun kembali tempat yang mereka sakralkan, namun hal itu dapt dicegah oleh kaum kuningan dan pemerintah.
Terakhir, kita sebagai manusia yang berakal dan beragama sudah selayaknyalah membimbing saudara kita yang masih minim dalam keagamaannya, marilah kita belajar dan semoga keimanan kita makin kuat.
tq

Wednesday, 4 July 2007

Mengatasi Lapar Mata*

//7- 2007

Mungkin Anda pernah berada dalam situasi ini. Berulang kali Anda membuka lemari es, mencari camilan padahal sebenarnya sudah makan siang. Anda ingin makan, tetapi tak tahu ingin makan apa.Kondisi itu sering disebut lapar mata. Bukan perut yang minta diisi, tetapi jiwa Anda yang sebenarnya kelaparan. Tentu saja solusinya bukan mengunyah sembarang makanan.
Kenali Lapar Emosi
- Saat lapar mata, Anda tak secara khusus ngidam makanan tertentu. Anda hanya ingin makan sesuatu.
- Akhirnya lapar emosi itu mengirim pesan ke otak bahwa Anda ingin makan sesuatu yang lembut, manis, dan creamy seperti es krim, donat, atau segala makanan-menyenangkan yang terkait dengan kenangan bahagia tertentu. Es krim atau cokelat itu akan membawa Anda kepada kenangan masa bahagia, makan es krim ketika masa kanak-kanak.
- Lapar mata itu sesungguhnya berakar dari emosi kosong, saat Anda merasa depresi, kurang bersemangat, atau kesepian. Emosi seperti ini muncul ketika Anda bosan, terluka, kecewa, kurang mendapat perhatian atau penghargaan yang diharapkan.
Apakah Makan Bakal Mengubah Emosi Itu?
- Ketika sedang ngidam makanan manis itu, tanyalah pada diri sendiri, sebenarnya apa sih yang membuat Anda merasa kosong? Apa sih yang sebetulnya dibutuhkan sekarang? Apakah Anda merasa kesepian atau ingin punya teman atau pasangan baru? Mungkin ada situasi sulit yang melelahkan, sehingga membuat Anda merasa depresi. Bisa saja Anda kurang mendapatkan tantangan, sehingga jadi bosan dan gelisah.
- Sebelum mulai mencomot cokelat dan menggigitnya, pikirkan apa yang hilang atau kurang dari diri Anda. Kemudian tanyakan pada diri sendiri, apakah menggigit dan mengunyah cokelat akan mengubah emosi itu?
Tentu saja kadang makan mengubah kondisi jadi lebih baik sementara. Kenyataannya makanan tidak mengenyangkan jiwa yang lapar.Mengenyangkan Emosi- Ketika menghadapi tanda-tanda kelaparan jiwa, lakukan hal-hal menyenangkan dan menenangkan seperti mandi air hangat atau mendapatkan pemijatan. Saat Anda merasa sedih dan kesepian, carilah waktu untuk mendengarkan musik atau membaca buku yang bisa mengobati rasa itu. Jika Anda termasuk orang yang mudah bosan, pertimbangkan untuk mulai mempelajari hobi baru atau ikut kelas bahasa asing baru untuk membangunkan sel-sel otak.- Bangun kebiasaan untuk istirahat sejenak dari pekerjaan. Ambil buku puisi kesayangan atau lakukan pekerjaan tangan menyulam sambil mendengarkan musik dari head set. Dalam sekejap Anda akan memperbarui spirit Anda. Bukannya justru menambah ukuran lingkar pinggang dengan makan cokelat, es krim, atau donat.Kiat Menghadapi Lapar Emosi- Berikut ini sejumlah ide yang bisa dipraktikkan untuk mengatasi rasa lapar emosi: Pergi jalan-jalan sejenak ke luar rumah, berkebun tanaman hias, bersepeda, atau melakukan aktivitas yang mendekatkan dengan lingkungan hidup- Peluklah seseorang yang Anda cintai. Rasakan kekuatan penyembuhan yang muncul dari sentuhan itu. Tak punya pasangan atau orang yang dicintai? Anda masih punya pilihan. Anda bisa bergabung menjadi sukarelawan untuk orang jompo. Peluklah mereka ketika datang berkunjung.- Bila beruntung punya waktu dan uang, datanglah ke spa untuk memanjakan diri lewat pemijatan. Bila tak ada waktu dan uang, pijatlah tangan Anda sendiri memakai krim yang mengandung wewangian lavender atau melati.- Nyalakan lilin-lilin wangi vanila atau stroberi. Menyalakan lilin dengan berbagai ukuran dan bentuk ini akan menciptakan aura penyembuhan.
Sumber: Senior

*Sumber : http://www.solusisehat.net